Wednesday, 17 January 2018

Contemporary African Short Stories

Suatu hari saya bercita-cita ingin mengunjungi benua Afrika. Tak ada spesifik kemana destinasinya, yang penting menginjakan kaki disana, kemudian menimati segala yang ada.  Tentu kalau bisa tanpa ancaman keamanan dari segala ancaman situasi politik.

 Sembari menunggu siapa tahu angan-angan itu terwujud,  secara tak sengaja  saya menemukan sebuah buku kumpulan cerita-cerita pendek para penulis dari benua Afrika yang disunting oleh Chinua Achebe. Sontak buku ini memuaskan hasrat terpendam saya untuk melihat benua Afrika, meskipun baru dari dalam bentuk sembilan belas cerita pendek dari para penulis asal benua afrika ini.

Kisah dari penulis Zimbabwe, Daniel Mandishona, menceritakan negerinya tak ubahnya negri yang terbuang,  porak poranda, oleh perang berkepanjangan dalam cerita pendeknya berjudul A Waste Land. Sang narator "aku" harus menanggung penderitaan yang ditimbulkan oleh perang tersebut. Ia melihat Pamannya depresi setelah kembali dari perantauan. Tak lama berselang ia memutuskan bunuh diri dengan menyayat pergelangan tangannya. Tak lama sang ayah menyusul mengakhiri hidupnya, setelah terlilit hutang yang tak mampu ia lunasi. Ironisnya hal itu terjadi tepat satu hari setelah kemerdekaan. Perang itu merenggut kehidupan bangsanya. Hal tampaknya ingin disampaikan Daniel Mandishona dalam kisahnya. Ia satu dari sembilan belas penulis dari benua Afrika lainnya yang mencoba menyuarakan kisah mereka.

Sebuah kisah menarik lainnya berjudul Weaverdom milik Tijan. M Sallah asal Gambia tentang sekelompok burung penenun (manyar). Tentu itu sebuah metafora, sebagaimana kelompok burung itu diumpamakan wujud kehadiran kolonialisasi. Dari Somalia ternyata juga memiliki kisah mistisnya sendiri. Kisah milik Saida Hagi-Dirie Herzi  berjudul Government by Magic Spell menceritakan sebuah kisah tentang perempuan yang dikuasai sosok gaib serupa "Jin". Hal itu membuat gempar satu desa. Orang pintar di desa setempat mengatakan ada sesuatu yang merasuki dirinya.

Kisah-kisah lain dalam enam belas kisah lainnya juga akan memberikan perspektif yang berbeda bagi siapapun yang menikmatinya.  Mereka mencurahkan betapa kemiskinan, perang berkepanjangan, penjajahan dan berbagai isu global lainnya amat menyengsarakan, hingga menguji batas kewarasan tertinggi hidup mereka.









No comments:

Post a Comment