Sunday, 10 December 2017

In The Praise of Step Mother, Mario Vargas Llosa

Musim dingin selalu menjadi waktu yang menyenangkan untuk duduk berlama-lama ditemani sebuah buku. Dan menikmati karya-karya Llosa memang seperti sebuah intro yang menyenangkan untuk melihat hal-hal yang umum dari perspektif yang berbeda.  Dibalik tema-tema yang kerap ia bicarakan dalam karya-karyanya mulai dari politik, pengalaman hidupnya, perayaan kebanalan dan tentu saja wanita. Kisahnya kali ini merupakan salah satu yang cukup berani.

Buku ini bercerita tentang kisah seorang anak kecil yang jatuh hati. Tak tanggung-tanggung yang ia taksir adalah ibu tirinya. Don Rigoberto seorang kepala keluarga, semula tak menemukan keanehan dalam hubungan pernikahannya dengan istrinya Lucrecia. Ia memiliki seorang anak dari pernikahan sebelumnya, yang masih kecil dan baru akan menginjak usia remaja. Di tengah kesibukannya, ia tak memiliki waktu yang banyak untuk menikmati waktu luang bersama keluarganya. Hal itu ternyata menjadi bumerang bagi dirinya sendiri.

Dari banyak karya Llosa, ia memiliki kecenderungan imajinasi yang liar dalam menceritakan sosok perempuan. Buku ini mungkin akan jauh dari nilai-nilai moral yang ideal, namun juga ternyata merupakan pembuktian. Bahwasannya dalam sebuah pembacaan, kau akan menemukan hal-hal berbahaya sebagaimana hal itu ada di sekitar kita. Waspadalah.

12-10-2017

No comments:

Post a Comment