Friday, 6 October 2017

The Torrents of Spring, Ernest Hemingway

              Bisa dibilang jika ini adalah  salah satu karya yang unik. Hal tersebut terletak pada sang narator yang begitu seenaknya dalam bercerita, dan tak jarang curhat tentang keadaannya sebagai seorang penulis pemula, dan ini menjadi sebuah kisah yang menyenangkan untuk melihat karya awal Hemingway sebelum menjelma menjadi penulis besar.
            Buku ini berkisah tentang dua orang veteran perang yang sedang mencari sosok perempuan ideal yang mereka idamkan. Yang baru saja ditinggalkan istri dan anak perempuannya, sedangkan temannya juga tak kalah sial. Ia baru saja dicampakan seorang wanita perancis yang berpaling kepada seorang perwira Inggris. Usainya perang ternyata tak membuat hidup mereka bahagia dalam kehangatan seorang wanita, namun itu bukan perkara besar kawan, dan Hemingway paham betul caranya bersenang-senang di dalam kisahnya.
           Gara bercerita sang narator yang jenaka membuat suasana menjadi lebih mengalir. Sesekali ia meminta pembacanya untuk mempromosikan buku ini demi agar ia mampu menghidupi dirinya. Sesekali ia juga menceritakan beberapa rekan penulisnya yang berkunjung ke kediamannya, dan meledeknya. Rekannya tersebut adalah John Dos Passos dan Francis Scott Fitzgerald. Di dalam karya sederhana ini, Papa Hemingway mengajak pembacanya untuk bersenang-senang. Bahwasanya perang telah usai dan itu bukanlah waktunya bermuram durja karena cinta.


Dwinda.A.S
06-10-2017

No comments:

Post a Comment